7 Manfaat Daun Kelor Yang Sangat Dibutuhkan Manusia "Menjaga Kesehatan Mata"

Kelor juga disebut sebagai Moringa oleifera dan merupakan tumbuhan dari jenis suku Moringaceae. Daunnya berbentuk bulat lonjong dan ukurannya yang kecil tersusun rapi pada sebuah tangkai. Biasanya dimasak sebagai sayur untuk pengobatan dan menjaga kesehatan. 

Tumbuhan ini juga memiliki tinggi batang sekitar 7 sampai 11 meter, memiliki bunga dengan warna putih kekuning-kuningan yang mengeluarkan bau dengan aroma bau semerbak. serta memiliki buah dengan bentuk segitiga memanjang biasa nya di sebut kelentang dan biasanya juga bisa dimasak sebagai sayur.
manfaat daun kelor

Penelitian pada manfaat daun kelor dimulai dari daunnya, lalu kulit batang, buah dan bijinya, telah dimulai sejak tahun 1980. Negara yang tradisi penduduknya menanam pohon kelor adalah Somalia, Etiopia, Sudan, karena pohon kelor merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagai sayuran khasiat daun kelor berfungsi untuk menjaga kesehatan, dan juga hasil dari tanaman ini di perjualbelikan. 

1. Kesehatan Mata

di dalam daun kelor terdapat vitamin A yang tinggi, mengkosumsi daun kelor sangant bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata tetap stabil dan menjauhkan dari istilah rabun dekat maupun jauh

untuk penderita sakit mata, dapat mengkosumsi daun kelor secara langsing dan tentunya setelah di bersihkan.

parah ahli menyebutkan, bahwasannya kandungan yang terdapat di daun kelor mempunyai banyak sekali terdapat vitamain A dan Kalsium. Selain itu, jika daun kelor dikosumsi bagi penderita diabetes akan melindungi mata dari hal yang tidak di inginkan.

caranya cukup mudah, ambil tiga lembar daun kelor kemudian di tumbuk sampai halus. kemudian tambahkan air kira kira satu gelas, dana di aduk, lalu diamkan hingga ampasnya mengendap.  kemudian gunakan air yang sudah di buat tadi unruk di jadikan tetes mata

2. Ibu Menyusui dan Anak

Dosen UGM (Yosi Bayu Mukti) memaparkan pengembangan tanaman kelor di laur negri sangat tinngi dai bandingkan di indonesia. Dosen UGM ini melihat bahwasannya daun kelor mampu memnuhi kebutuhan guzi bagi ibu menyusui dan anak.

Mengapa demikian. karena kandungna yang terdapat di dalam daun kelor, seperti protein, vitamin C, dan Flavonoid yang dapat membantu menghasilkan ASI bagi Ibu yang sedang menyusui.

zat besi yang terkandunga di dalam daun kelor 25x lebih banyak dibandingan daun bayam. juga disarankan untuk dikosumsi bagi ibi usaii melahirkan.

namun, dosen UGM tersebut menyarankan untuk menghindari ibu hamil pada trisesmen pertama mengkosumsi daun kelor.

3.Memperlambat Penuaan

Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam "Journal of Ilmu dan Teknologi Pangan untuk menguji manfaat kelor" Mengetahui tentang kadar enzim antioksidan yang berharga, peneliti ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengna memanfaatkan antioksidan herbal alami, yang mampu menyeimbangkan hormon secara alami.

Studi ini melibatkan 90 wanita menopause antara usia 45 sampai 60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat penuaan. 

4. Kesehatan Kulit.

Daun kelor mengandung vitamin c dan antioksidan yang sangat tinggi, yang manfaatnya sangat penting bagi kesehatan kulit. Daun kelor bisa dijadikan sayur, jika rutin dikonsumsi memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat.

Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah, yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat.

Daun kelor mengandung antibakteri alami, antijamur dan senyawa antiviral yang melindungi kulit dari infeksi. Manfaatnya meliputi menghilangkan bau, mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat, mengobati infeksi atau abses, menyingkirkan ketombe, membantu menyembuhkan gigitan, luka bakar, kutil karena virus dan luka.

7 Cara Mengobati Sakit Gigi Dengan Cepat dan Tepat

khasiat daun kelor

5. Mencegah Kanker

Daun kelor kaya akan potasium dan juga kaya akan antioksidan sehingga dipercaya dapat mencegah penyakit kanker, bahkan dapat menghentikan dan menghilangkan pertumbuhan kanker yang ada dalam tubuh kita.

The Tree of Life julukan yang pantas disandang oleh tanaman kelor, karena ternyata tanaman kelor tidak hanya dapat mencegah dan mengatasi penyakit ringan, akan tetapi juga dapat membantu mencegah dan mengobati penyakit ganas seperti kanker.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan pada sel dan menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali dan menyerang sel pada organ tubuh lainnya. Daun kelor mengandung senyawa isothiocyanate benzil yang dapat mencegah pembentukan sel tumor serta kanker. Banyak penelitian ilmiah yang telah membuktikan efek daun kelor terhadap pertumbuhan sel tumor dan kanker.

Mengkonsumsi secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit kanker dan meningkatkan  hidup pasien kanker. Selain itu, daunkelor mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan yang mampu melawan efek radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi dan kelainan pada sel tubuh.

6. Mengobati penyakit liver

Secara historis, daun kelor telah digunakan di Eropa sebagai salah satu bahan alami pembersih liver atau organ hati. Kelor disebut-sebut mempunyai kemampuan Phytotherapy atau kemampuan melindungi organ hati dari kerusakan, seperti penyakit hepatitis dan sirosis.

Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan di negara Jerman melaporkan bahwa daun kelor mengandung senyawa silymarin yang merupakan agen hepatotoksik atau senyawa yang mampu menetralkan racun penyebab kerusakan hati dan melindunginya dari infeksi penyakit.

Tidak hanya itu, senyawa aktif yang terkandung dalam daun kelor mampu merangsang pembentukan sel hati yang baru untuk menggantikan sel hati yang telah rusak. Jadi jika anda ingin menjaga hati anda dari kerusakan, jangan ragu untuk mengkonsumsinya setiap hari.

7. Bantuan Arthritis

Daun kelor dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk arthritis, menurut sebuah studi yang muncul di edisi Februari 2011 dari “Journal of Chinese Integrative Medicine.” Dalam studi hewan laboratorium, ekstrak daun dan akan kelor mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada sendi rematik. Para peneliti juga mencatat bahwa kombinasi akar dan ekstrak daun memiliki “efek sinergis” untuk mengurangi rasa sakit.

Efek samping daun kelor


Daun kelor cukup aman ketika diminum dan digunakan dengan tepat. Daun, buah, dan biji-bijian mungkin aman bila dikonsumsi sebagai makanan. Namun, penting untuk menghindari konsumsi akar tanaman kelor, yang mengandung zat beracun.

Konsumsi tanaman kelor perlu dihindari untuk ibu hamil karena kimia yang terkandung di dalamnya, dikhawatirkan menyebabkan komplikasi selama kehamilan. Memang ada perbedaan pendapat mengenai hal ini, tetapi hal yang terbaik adalah menghindari konsumsi daun kelor saat sedang hamil atau menyusui.

disarankan jika untuk mengkosumsi dalam jangka panjang, wajib untuk mengkonsultasikan nya kepada dokter anda.